Bandung Barat – Perwakilan Tim Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dari DPMDesa Jawa Barat melaksanakan koordinasi bersama BPVP Bandung Barat. Pertemuan berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026 di Kantor BPVP Bandung Barat, Cikole, Lembang. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antar lembaga. Selain itu, koordinasi ini menegaskan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan desa. Dengan adanya pertemuan ini, arah program vokasi semakin jelas dan terarah. Pertemuan ini juga menjadi wadah untuk menyatukan visi pembangunan desa. Diskusi yang dilakukan memperkuat hubungan antar lembaga pemerintah dan masyarakat. Dengan begitu, kolaborasi semakin kokoh dan berkelanjutan.
Fokus Peningkatan Kapasitas Desa
Kegiatan difokuskan pada pembahasan kolaborasi program pelatihan dan peningkatan kapasitas kader desa. Program ini mencakup masyarakat di 27 kabupaten dan kota Jawa Barat. Upaya ini juga mendukung penguatan kelembagaan LKD, LKK, LAD, dan lembaga kemasyarakatan lainnya. Selain itu, kegiatan ini selaras dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018. Program ini juga mendukung visi dan misi Provinsi Jawa Barat Tahun 2025–2029. Dengan begitu, masyarakat desa memperoleh akses pelatihan yang lebih relevan. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia desa. Selain itu, masyarakat dapat lebih siap menghadapi tantangan ekonomi lokal. Dengan adanya program ini, desa menjadi lebih mandiri dan produktif.
Sinergi Program Pemberdayaan
Dalam pertemuan tersebut, dibahas potensi sinergi antara program pemberdayaan masyarakat desa dan pelatihan vokasi BPVP Bandung Barat. Sinergi ini bertujuan meningkatkan kompetensi, produktivitas, serta kemandirian masyarakat desa. Selain itu, kolaborasi ini memperkuat peran kader desa sebagai motor penggerak pembangunan. Diskusi juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam setiap program. Dengan adanya sinergi, pelatihan vokasi dapat lebih tepat sasaran. Hal ini mendukung terciptanya desa yang mandiri dan berdaya saing. Sinergi ini juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa. Dengan adanya kerja sama, desa dapat lebih cepat beradaptasi dengan kebutuhan industri. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan.
Harapan Kolaborasi Berkelanjutan
Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir program pelatihan yang terarah dan relevan dengan kebutuhan desa. Program tersebut mampu memperkuat peran lembaga kemasyarakatan sebagai penggerak pembangunan berbasis partisipasi masyarakat. Selain itu, masyarakat desa di seluruh Jawa Barat mendapatkan kesempatan meningkatkan kompetensi. Dengan adanya pelatihan, masyarakat lebih siap menghadapi tantangan ekonomi lokal. Kolaborasi ini juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa. Dengan begitu, pembangunan desa dapat berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan. Harapan besar muncul agar desa mampu mencetak generasi muda yang kreatif. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan memperkuat daya saing desa di tingkat nasional. Dengan langkah ini, pembangunan desa menjadi lebih terarah dan berkesinambungan.



Lihat Postingan Asli di: https://www.instagram.com/p/DUp5MAEiRri/?img_index=1
Lihat Berita Lainnya: https://bpvpbandungbarat.kemnaker.go.id/berita-terkini/