Iming-iming Gaji Palsu Perusahaan Nakal
Dear Rekanakers, sebagai bagian dari angkatan kerja, kita semua paham betapa melelahkannya menjadi pencari kerja. Apalagi di era sekarang dimana kita tidak hanya bertarung dengan otomatisasi AI, kualifikasi lowongan kerja fancy dengan gaji sangat kecil, hingga diskriminasi usia.
Di tengah kesusahan ini, kita masih harus memahami dan mewaspadai satu jebakan, yaitu teknik Bait-and-Switch. Perusahaan sengaja memberikan umpan berupa gaji tinggi dan benefit yang bersaing untuk menjebak kandidat berkualitas, lalu ketika kandidat sudah melewati panjangnya proses rekrutmen, perusahaan akan memberikan penawaran gaji yang lebih rendah dari yang awalnya dijanjikan.
PHP dalam Proses Rekrutmen
Banyak warganet yang mengeluhkan pengalaman serupa. Mereka melihat mendaftar di lowongan pekerjaan dengan rentang gaji sesuai, lalu mereka melewati rentetan tes administrasi, psikotes, wawancara berlapis yang menguras energi, tapi akhirnya diberi harapan kosong. Fenomena ini terjadi secara global, simak beberapa curhatan dari para pencari kerja di forum Reddit berikut ini:
Seorang kandidat melamar posisi dengan iklan gaji £35,000, namun tawaran akhirnya jauh di bawah itu dengan alasan masa percobaan.

Ada pula kasus di mana iklan lowongan kerja mencantumkan range gaji yang sangat fantastis untuk posisi full-time, mencapai £100,000-£120,000 per tahun. Namun, kandidat yang melamar justru mendapatkan tawaran yang JAUH lebih rendah karena posisi tersebut ditawarkan sebagai kontrak, bukan full-time.

Kasus lain menunjukkan lowballing yang terang-terangan. Seorang profesional dengan pengalaman 3 tahun melamar posisi dengan range £70,000-£75,000. Meskipun wawancara dan tes teknis lancar, mereka justru mendapatkan tawaran £65,000—angka yang sama dengan gaji saat ia baru memulai karier bertahun-tahun lalu. Bahkan pelamar internal pun tidak aman; seseorang dijanjikan posisi baru namun ditawari gaji di bawah batas bawah range yang dipublikasikan.

Meski begitu, kita juga perlu objektif. Tidak semua penurunan tawaran gaji bermotif jahat sejak awal. Terkadang, terjadi diskoneksi antara kebutuhan teknis yang diminta oleh User dengan anggaran yang disetujui oleh bagian keuangan. Ada kalanya sebuah posisi mendadak mengalami restrukturisasi budget di tengah proses rekrutmen yang panjang. Memahami celah miskomunikasi internal ini akan membantu kita tetap tenang dan profesional saat melakukan konfirmasi, alih-alih langsung bersikap konfrontatif saat angka yang ditawarkan tidak sesuai.
Mengapa Perusahaan Melakukan Trik Bait-and-Switch?
Banyak perusahaan sadar talenta hebat tidak akan melirik lowongan dengan gaji rendah. Iklan fantastis hanyalah umpan untuk kandidat yang berkualitas, yang bilamana perusahaan jujur, kandidat-kandidat berkualitas ini tidak akan mendaftar. Perusahaan juga memberikan persepsi prestige kepada kandidat karena mereka memasang gaji tinggi. Setelah negosiasi dimulai, kandidat akan dibuat merasa beruntung mendapatkan kesempatan, sehingga posisi tawar mereka lebih lemah dari perusahaan.
Jebakan Sunk Cost Fallacy: Kenapa Kita Sulit Menolak?
Mungkin Rekanakers bertanya: “Kalau dibohongi, kenapa masih banyak yang menerima?” Jawabannya adalah Sunk Cost Fallacy. Perusahaan sengaja membuat proses rekrutmen sangat panjang (seleksi CV, FGD, tes teknis berhari-hari, hingga interview berulang).
Setelah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan jatah cuti di kantor lama, kandidat merasa “Sayang kalau ditolak, saya sudah berjuang sejauh ini.” Inilah momen di mana perusahaan menang karena kandidat merasa sudah terlanjur basah.
Red Flags
Jangan biarkan waktu Rekanakers terbuang percuma. Waspadai tanda-tanda berikut:
- Rentang gaji tidak masuk akal, misal Rp5 juta hingga Rp25 juta. Rentang yang terlalu lebar menunjukkan ketidakpastian budget atau sekadar pancingan.
- HR yang mengelak, saat dikonfirmasi soal gaji, mereka menjawab abu-abu seperti “tergantung performa” atau “nanti dibahas di akhir”.
- Gaslighting di akhir, kalimat seperti budget mendadak dipangkas atau merendahkan kualifikasi Rekanakers seperti “Anda sebenarnya masih harus banyak belajar” adalah taktik untuk menekan gaji Rekanakers.
Selain angka nominal, waspadai juga fenomena Scope Creep atau pergeseran deskripsi pekerjaan. Jika saat iklan ditayangkan posisinya adalah staf Pemasaran, namun saat wawancara Rekanakers diminta merangkap sebagai desainer grafis hingga admin media sosial dengan gaji yang tetap di batas bawah, ini adalah varian dari bait-and-switch. Perusahaan yang sehat akan menyesuaikan besaran gaji atau kompensasi jika tanggung jawab yang dibebankan melebihi apa yang dijanjikan dalam iklan lowongan.
Cara Menghindari Bait-and-Switch
Penting untuk kita ingat bahwa hubungan kerja adalah transaksi dua arah yang setara. Perusahaan menawarkan kompensasi, dan kita menawarkan keahlian yang kita miliki. Saat perusahaan mulai tidak transparan sejak proses rekrutmen, itu adalah sinyal bahwa nilai profesionalisme kita tidak dihargai sebagaimana mestinya. Untuk menghindari praktik nakal ini, ada beberapa tips:
- Konfirmasi di awal, jangan ragu bertanya di sesi awal “Apakah budget untuk posisi ini sudah ter-approve sesuai range di iklan lowongan pekerjaan?”
- Sadari value diri kita, jangan biarkan proses yang panjang membutakan logika kita. Jika angka di offering letter jauh dari janji awal tanpa alasan logis, itu adalah indikator budaya kerja yang tidak transparan.
- Berani Berkata TIDAK, menolak tawaran manipulatif adalah bentuk self-respect. Ingat, perusahaan yang memulai hubungan dengan taktik manipulatif jarang sekali menjadi tempat kerja yang sehat.
Rekanakers harus ingat, bahwa transparansi gaji adalah masalah integritas. Meskipun aturan upah di Indonesia memberi ruang negosiasi bagi kedua belah pihak, perusahaan yang kredibel seharusnya sudah memiliki standar skala upah yang transparan. Jika sejak awal perusahaan sudah main kucing-kucingan dengan nominal gaji, itu adalah indikator kuat budaya kerja yang kurang sehat. Jangan sampai kita terjebak dalam hubungan kerja yang merugikan hanya karena sungkan membicarakan hak kita secara terbuka.
Daftar Pustaka
Kasus Iklan 35k vs Penawaran 28k (Masa Percobaan): [deleted]. (2023). Got the job offer….buy the salary is less than discussed and advertised [Online forum post]. Reddit. https://www.reddit.com/r/UKJobs/comments/16r0x3c/got_the_job_offerbuy_the_salary_is_less_than/
Kasus Lowball Kontrak (Range 100k-120k): VegetableShops. (2023). Advice needed-Offer is significantly lower than posted salary [Online forum post]. Reddit. https://www.reddit.com/r/cscareerquestions/comments/17v5f5x/advice_neededoffer_is_significantly_lower_than/
Kasus Lowballing 65k (Game Studio): OneOrdinaryUser. (2023). Got lower offer than the salary range on the job post [Online forum post]. Reddit. https://www.reddit.com/r/recruitinghell/comments/17v4j5x/got_lower_offer_than_the_salary_range_on_the_job/
Kasus Penawaran Internal di Bawah Rentang: sloooowth. (2024). [IL] I am being offered a salary less than the range that was posted for the job – can I negotiate? [Online forum post]. Reddit. https://www.reddit.com/r/AskHR/comments/1f4p0m5/il_i_am_being_offered_a_salary_less_than_the/
Diskusi Strategi Penentuan Range Gaji: freycm. (2023). Why do companies post lower salary ranges than what they’re willing to pay? [Online forum post]. Reddit. https://www.reddit.com/r/Salary/comments/12atofz/why_do_companies_post_lower_salary_ranges_than/
Penulis:
Salwa C. R. Supratman, S.Pd.
Instruktur Ahli Pertama Kejuruan Pariwisata (NIP. 200012162025052005)