BPVP Bandung Barat melakukan koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Pertemuan ini membahas persiapan Pelatihan Vokasi Nasional 2026. Program ini ditujukan bagi lulusan SMA dan SMK sederajat tiga tahun terakhir. Target peserta berasal dari angkatan 2023 hingga 2025 yang siap mengikuti pelatihan. Koordinasi ini juga menekankan pentingnya dukungan sekolah dalam menyebarkan informasi. Dengan adanya sinergi, diharapkan seluruh sekolah aktif mendorong siswanya untuk berpartisipasi.
Fokus pada Kompetensi Lulusan
Dalam pemaparan, Sub.Koordinator Penyelenggara Pelatihan Asep Saepul Muharram menjelaskan rencana pelaksanaan. Ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi lulusan agar siap kerja. Program vokasi ini juga mendorong lulusan untuk berwirausaha. Dengan begitu, lulusan tidak hanya mencari pekerjaan tetapi juga menciptakan peluang usaha. Pelatihan ini akan mencakup keterampilan teknis dan soft skill. Keterampilan tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan industri dan masyarakat.
Kolaborasi Layanan Penyuluhan
Selain pelatihan, dibahas rencana kolaborasi layanan penyuluhan dan bimbingan jabatan. Layanan ini membantu siswa memahami pilihan karier sejak dini. Siswa diharapkan lebih siap menghadapi dunia kerja maupun usaha setelah lulus. Kolaborasi ini memperkuat hubungan antara lembaga pelatihan dan sekolah. Dengan adanya bimbingan, siswa dapat merencanakan masa depan lebih terarah. Program ini juga memberi ruang bagi orang tua untuk mendukung anak dalam memilih jalur karier.
Sosialisasi ke Sekolah
Koordinasi akan ditindaklanjuti melalui sosialisasi langsung ke sekolah. Beberapa sekolah yang menjadi tujuan awal adalah SMA Negeri 19 Bandung dan SMA Kartika Bandung. Sosialisasi ini bertujuan menyebarkan informasi program kepada calon peserta. Dengan langkah ini, diharapkan siswa lebih antusias mengikuti pelatihan vokasi. Sosialisasi juga akan melibatkan guru BK agar informasi lebih efektif. Guru berperan penting dalam membimbing siswa memahami manfaat pelatihan.
Dampak Sosial dan Sinergi
Program ini bukan hanya meningkatkan keterampilan teknis lulusan. Lebih dari itu, pelatihan vokasi memperkuat sinergi antara pendidikan dan dunia kerja. Masyarakat juga mendapat manfaat karena lulusan lebih siap berkontribusi. Dengan dukungan pemerintah daerah, program ini diharapkan menjadi solusi pengangguran muda. Selain itu, program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Lulusan yang berwirausaha akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.



Lihat Postingan Asli di: https://www.instagram.com/p/DVUxlXNE5k2/?img_index=1
Lihat Berita Lainnya: https://bpvpbandungbarat.kemnaker.go.id/berita-terkini/