Menaker Ingin Siswa SMK Dapat Akses Pelatihan Di BLK

roblem pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah persoalan infrastruktur. Selain itu, lebih banyak tenaga pendidik normatif dan adaptif daripada tenaga pendidik yang terfokus pada pendidikan vokasi.

Hal ini disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri saat menerima Ketua LP Maarif NU, Arif Junaedi, di Kantor Kemnaker, Jakarta, Jumat (20/1).

Untuk itu, Menaker berharap siswa SMK bisa mengakses Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai penunjang pelatihan dan praktek kejuruan siwa SMK. Sebab, banyaknya jumlah lembaga pendidikan SMK tidak menjadi jaminan bahwa lulusannya memiliki kompetensi yang mumpuni sesuai kejuruan yang diambil.

“Jadi jika kalau ada waktu (pelatihan di BLK) yang bolong-bolong bisa dipakai anak SMK,” ujar Menaker.

Sedangkan terkait pemagangan jika siswa SMK tertarik mengikuti program pemagangan setelah lulus sekolah misalkan ke Jepang, di kelas tiga siswa SMK juga sudah bisa untuk di bekali keterampilan berbahasa Jepang.

“Peserta magang banyak yang (Sukses) jadi. Peserta magang memang kebanyakan laki-laki karena di sektor konstruksi dan UKM,” ungkapnya.

Untuk diketahui, di tahun ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI akan terus memaksimalkan program Reorientasi, Revitalisasi dan Rebranding (3R) Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemerintah. Hal ini bertujuan untuk mempercepat peningkatan daya saing SDM Indonesia.

Program ini diyakini mampu mempercepat proses produksi Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan berkualitas di beberapa bisang kejuruan yang menjadi prioritas. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan relevansi keluaran BLK dengan kebutuhan pasar kerja baik di dalam maupun luar negeri.&n

Baca Berita lainnya

Berita seputar Ketenagakerjaan dan Pelatihan.
SaveInta
Kunjungan Disnaker Kabupaten Indramayu ke BPVP Bandung Barat
Momentum Kunjungan Strategis BPVP Bandung Barat menerima kunjungan dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Indramayu bersama Ibu Kepala Dinas, Kamis (15/1). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengembangan pelatihan vokasi. Kolaborasi ini diarahkan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan industri. Dengan adanya kunjungan ini, komunikasi antar lembaga semakin terbuka dan produktif. Selain itu, kegiatan ini memperlihatkan komitmen bersama dalam membangun tenaga...
SaveInta
Penjajakan Kerja Sama Pelatihan TPS3R Garut
Upaya Peningkatan Kompetensi TPS3R Upaya peningkatan kompetensi pengelola TPS3R terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. BPVP Bandung Barat menjajaki kerja sama pelatihan dan sertifikasi bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengelola TPS3R. Dengan begitu, sistem pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Program ini juga diharapkan mampu mencetak tenaga terampil yang siap menghadapi tantangan...
17
Punya Skill Akademi Jajaki Kerjasama ke BPVP Bandung Barat
Kolaborasi untuk Pelatihan Vokasi Relevan Kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Pada 8 Januari 2026, BPVP Bandung Barat menerima kunjungan dari Punya Skill Akademi. Kunjungan ini dilakukan untuk menjajaki kerja sama pengembangan pelatihan vokasi. Fokus utama kerja sama adalah pada kejuruan Smart Creative Skill yang sedang berkembang. Dengan adanya kolaborasi, pelatihan diharapkan lebih sesuai dengan kebutuhan industri kreatif. Selain itu,...

Anda Siap Tingkatkan Skill dengan Kami?

Pilih topik pelatihan sesuai minatmu dan segera pelajari materinya untuk menguasai keahlian yang kamu butuhkan dalam karirmu.
Scroll to Top