Sinergitas Program Pemberdayaan Desa : Pelatihan dan Pendampingan “BPVP Bandung Barat & Patriot Desa DPMD Prov. Jabar”

Desa Gandamekar terletak antara 6044’ – 70083’ Lintang Selatan dan 107021’ – 108021’ Bujur Timur, dengan luas wilayah 235 Ha, yang terdiri dari 3 Dusun dengan 13 Rukun Warga (RW) dan 43 Rukun Tetangga (RT).

Desa ini juga merupakan desa yang berada di daerah lereng Gunung Kaledong sebelah selatan, dengan ketinggian antara 500 – 700 mdpl. Sebagian besar wilayah Desa Gandamekar adalah lereng gunung dengan kemiringan antara 200 – 450 sehingga banyak masyarakat Desa Gandamekar yang berprofesi sebagai para petani.

Disamping itu ada pula beberapa mata air yang bisa digunakan sebagai sumber mata air bersih maupun sumber air untuk pertanian diantaranya mata air cikondang, kaledong, cibuntu, sarongge, cikareo dan cipari yang bermuara ke aliran sungai anak cimanuk.

Selain dari potensi alam yang ada, desa ini juga mempunyai beberapa permasalahan khususnya yang berkaitan dengan kualitas lingkungan diantaranya pencemaran air dan tanah yang terjadi ketika zat-zat beracun, pupuk pertanian, limbah domestik  ataupun sampah liar masuk ke dalam sumber air seperti sungai dan meresap kedalam tanah sehingga mengakibatkan kerusakan ekosistem, mengancam kualitas air dan tanah yang tersedia serta dapat menyebabkan kerugian pada pertanian, mengancam keberlanjutan sumber daya alam, banjir dari luapan sungai dan berdampak negatif pada kesehatan manusia.

Maka dilihat dari faktor tersebut, masyarakat desa melalui beberapa Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani, Pemerintahan Desa, Patriot Desa serta stakeholder yang ada menggagas Inisiatif Gandamekar Lestari yang bertujuan untuk  meningkatkan Kualitas Lingkungan di Desa Gandamekar melalui pendampingan para petani dalam meningkatkan potensi sektor pertanian yang ramah lingkungan dengan menitik beratkan kepada pemanfaatan bahan organik, pemanfaatan lahan non produktif yang tadinya dipakai untuk tempat pembuangan sampah liar, guna meningkatkan kualitas lingkungan serta menopang ketahanan pangan masyarakat desa.

Inisiatif kegiatan Gandamekar Lestari ini dilaksanakan melalui kolaborasi atau kerjasama antara Pemerintahan Desa Gandamekat bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BPVP) Bandung Barat dengan menyelenggarakan pelatihan Budidaya Bibit Sayuran Kejuruan Pertanian dimana peserta pelatihannya diambil dari keterwakilan 5 Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani Desa Gandamekar serta Patriot Desa sebagai penghubung dan koordinator lapangan.

Pada pelaksanaannya, Patriot Desa bersama masyarakat desa beserta Pemerintahan Desa menempuh beberapa proses diantaranya: Pertama tahapan identifikasi, dimana tahapan ini merupakan proses pengenalan dan penyatuan pemahaman bersama tentang masalah atau tantangan yang mereka hadapi. Identifikasi ini dilakukan melalui kajian partisipatif, diskusi kelompok, survei, atau pengamatan lapangan. Masyarakat desa dan Patriot Desa bekerja sama untuk mengidentifikasi masalah yang perlu diatasi untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui pertanian.

Kedua Penyadaran, setelah tahapan identifikasi masalah dilakukan, tahap penyadaran dimulai. Pada tahap ini, masyarakat desa diberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang akar permasalahan dan dampak negatif yang timbul melalui konseling atau pertemuan partisipatif, masyarakat desa diberikan informasi tentang pentingnya meningkatkan kualitas lingkungan dan bagaimana hal itu akan berdampak positif pada kehidupan mereka serta menjajaki kolaborasi dengan pihak BPVP Bandung Barat.

Ketiga Pengorganisasian, pada tahap ini Patriot Desa melibatkan keterwakilan dari 5 Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani yang ada di Desa Gandamekar. Masyarakat desa didorong untuk berkolaborasi dengan mempersiapkan berkas administrasi untuk pengajuan ke BPVP Bandung Barat serta penjaringan peserta, berbagi pengetahuan, dan bekerja sama dalam menghadapi tantangan bersama. Pengorganisasian membantu dalam membangun solidaritas dan saling dukung di antara anggota masyarakat desa yang nantinya akan menjadi peserta pelatihan serta memperkuat suara mereka dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan aksi.

Keempat Peningkatan Kapasitas, tahap berikutnya adalah peningkatan kapasitas masyarakat desa. Ini melibatkan pemberian keterampilan, pengetahuan serta pengalaman kepada masyarakat desa atau disebut dengan Penggerak Lokal. Peningkatan kapasitas ini dimulai dari tahap penyusunan proposal perencanaan pengajuan ke BPVP Bandung Barat pada bulan maret 2023, pelibatan dalam proses  verifikasi dan validasi , proses rekrutmen wawancara sampai kepada proses pelatihan yang dilakukan selama 18 hari pada tanggal 26 Mei – 16 Juni 2023 oleh tim penyelenggara dari BPVP Bandung Barat dan Uji Kompetensi yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BLK Lembang sebagai bagian dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang tujuannya dari rakaian ini adalah untuk menjadikan masyarakat yang berdaya dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan agar mampu mengelola inisiatifnya secara mandiri.

Kemudian tahap terakhir adalah aksi nyata yang dilakukan oleh Penggerak Lokal dengan menggunakan pengetahuan, keterampilan mereka yang dihasilkan dari peningkatan kapasitas atau pelatihan bersama BPVP Bandung Barat untuk mengimplementasikan dalam inisiatif Gandamekar Lestari melalui pengembangan sector pertanian yang memperhatikan kualitas air dan tanah serta penanaman pohon di lahan-lahan penyangga yang ada di Desa Gandamekar.

Elis Karwati yang merupakan salahsatu dari Penggerak Lokal mengatakan bahwa sebelum adanya peningkatan kapasitas, kami sebagai masyarakat desa merasa terbatas dalam pengetahuan, keterampilan serta akses kolaborasi yang diperlukan dalam pengelolaan pengembangan pertanian yang ada di Desa Gandamekar.

Namun, setelah mendapatkan pendampingan dan peningkatan kapasitas, kami merasakan perubahan yang signifikan. Kami sekarang memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pengembangan pertanian yang berkelanjutan, peningkatan kualitas lingkungan dan dampaknya pada lingkungan kita. Kami juga telah dibekali dengan keterampilan dan pengetahuan baru yang memungkinkan kami untuk bisa mengelola potensi yang ada agar lebih berkembang lagi kedepannya.

Besar harapan kami program-program pemberdayaan seperti Patriot Desa dan Pelatihan Vokasi dari BPVP Bandung Barat ini bisa terus bertahan dan menjadi mitra kolaborasi yang keberlanjutan kedepan agar bisa terus mengembangkan potensi desa baik potensi sumberdaya alam ataupun manusia sehingga berdampak baik bagi Desa Gandamekar khususnya dan bagi desa-desa membutuhkan.

Pendamping Patriot Desa – Muhammad Luqman Nuryana

Baca Berita lainnya

Berita seputar Ketenagakerjaan dan Pelatihan.
WhatsApp-Image-2024-06-11-at-16.33
BPVP Bandung Barat Sambut Kunjungan DPRD Tanjung Jabung Barat: Upaya Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja
Bandung Barat, 5 Juni 2024 – Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat menerima kunjungan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan kajian antar daerah dalam rangka meningkatkan kompetensi dan keahlian angkatan kerja serta memperluas kesempatan kerja di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Rombongan kunjungan ini terdiri dari 10 orang pimpinan dan anggota DPRD, 3 orang sekretariat DPRD,...
DSC_9543
Kunjungan Otorita Ibu Kota Nusantara
Pada 28 Mei 2024, Direktorat Ketahanan Pangan dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengadakan audiensi dan kunjungan lapangan ke Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petani di kawasan IKN dalam budidaya tanaman pangan dan hortikultura. Dipimpin oleh Direktur Ketahanan PanganDr. P. Setia Lenggono, S.Sos., M.Si. kunjungan ini melibatkan petani di wilayah IKN yang akan menjadi kader-kader petani terampil. Dr. P. Setia...
NDI00920
Climate Skills Programme: Collaborative Action to Tackle Climate Change !
On May 29th, 2024, British Council (@idbritish) in partnership with HSBC (@hsbc_id) launched the Climate Skills Programme at Talent Corner BPVP Bandung Barat. This ground-breaking initiative aims to equip youth with the knowledge and skills needed to tackle climate change. The launch was also attended by H.E. Dominic Jermey, British Ambassador to Indonesia and Timor-Leste (@ukinindonesia) and Bapak Iendra Sofyan Head of @bappedajabar. Climate Skills programme builds on HSBC and British Council’s...

Anda Siap Tingkatkan Skill dengan Kami?

Pilih topik pelatihan sesuai minatmu dan segera pelajari materinya untuk menguasai keahlian yang kamu butuhkan dalam karirmu.
Scroll to Top