Pada Senin, 9 Februari 2026, BPVP Bandung Barat melaksanakan rangkaian kegiatan koordinasi strategis. Kegiatan ini bertujuan memastikan program vokasi selaras dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Selain itu, arah pembangunan daerah Jawa Barat juga menjadi fokus utama. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekosistem vokasi. Dengan adanya koordinasi, program pelatihan dapat lebih relevan dan tepat sasaran. Hal ini juga mendukung peningkatan daya saing tenaga kerja lokal.
Sinergi dengan Disnakertrans Kabupaten Bandung Barat
Kepala BPVP Bandung Barat hadir sebagai narasumber dalam kegiatan perencanaan pembangunan daerah tahun 2027. Kegiatan ini melibatkan perangkat daerah, asosiasi, perkumpulan, dan serikat pekerja. Tujuannya adalah mendorong masyarakat memperoleh akses pelatihan sesuai kebutuhan pasar kerja. Selain itu, pelatihan diarahkan agar mendukung peluang usaha lokal yang berkelanjutan. Diskusi ini juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam perencanaan. Dengan begitu, pelatihan vokasi dapat menjadi solusi nyata bagi pengangguran.
Kolaborasi dengan Bappeda Provinsi Jawa Barat
Koordinasi dengan Bappeda Provinsi Jawa Barat dilakukan untuk persiapan pelatihan KKN Tematik. Fokus utama adalah penanggulangan kemiskinan ekstrem melalui peningkatan keterampilan masyarakat. Program ini diharapkan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sasaran. Selain itu, pelatihan berbasis kebutuhan lokal akan membantu menciptakan peluang usaha baru. Dengan adanya kolaborasi, program vokasi lebih terarah dan berdampak nyata. Hal ini juga mendukung pencapaian target pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Kerja Sama dengan Universitas Teknologi Bandung
BPVP Bandung Barat melakukan kunjungan ke Universitas Teknologi Bandung (UTB). Pertemuan ini membahas kerja sama strategis dalam bidang akademik, penelitian, dan pelatihan. Selain itu, rencana pelatihan disabilitas bersama Yayasan Dari Hati Indonesia juga dibahas. Program ini bertujuan menghadirkan layanan pelatihan inklusif sesuai kebutuhan dunia kerja. Dengan adanya kerja sama, akses pelatihan bagi penyandang disabilitas semakin terbuka. Hal ini menunjukkan komitmen BPVP Bandung Barat terhadap kesetaraan kesempatan.
Harapan dan Dampak Sosial
Rangkaian koordinasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem vokasi di Jawa Barat. Dengan kolaborasi lintas sektor, kualitas SDM dapat terus ditingkatkan. Selain itu, masyarakat memperoleh peluang lebih besar untuk mengembangkan keterampilan. Dampak sosial yang dihasilkan adalah meningkatnya kemandirian ekonomi dan daya saing tenaga kerja. BPVP Bandung Barat berharap sinergi ini menjadi teladan bagi lembaga lain. Dengan begitu, pembangunan daerah dapat berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan.



Lihat Postingan Asli di: https://www.instagram.com/p/DUokdCqk_PZ/?img_index=1
Lihat Berita Lainnya: https://bpvpbandungbarat.kemnaker.go.id/berita-terkini/